“Kehendak Allah, Zaid bin Haritsah Tadinya adalah Budak dari
Seorang Perempuan, dan Ia telah Menjadi Manusia yang Paling Aku
Cintai” (Muhammad Rasulullah)
“Majza’ah bin Tsaur adalah Seorang Patriot Pemberani yang Mampu
Membunuh Seratus Orang Musyrikin. Apa Pendapatmu Tentang
Orang yang Berani Membunuh Kaum Musyrikin di Medan Laga!!”
“Manusia Buta yang Allah Turunkan 16 Ayat yang Berkenaan
tentang Dirinya. Ayat-Ayat Tersebut Senantiasa Dibaca dan Diulang-
Ulang Terus” (Para Ahli Tafsir)
“Bumi Tidak Pernah Mengandung & Langit Tidak Pernah Menaungi
Orang yang Lebih Jujur Dari Abu Dzar.” (Muhammad Rasulullah)
Di lembah Waddan yang menyambungkan Mekkah dengan dunia luar
“Engkau Akan Aman Bila Mereka Kafir. Engkau Akan Paham Jika
Mereka Ingkar. Engkau Akan Memenuhi Janji Jika Mereka
Berkhianat. Engkau Akan Datang Jika Mereka Lari.”
“Alangkah Banyaknya Kebaikanmu, Ya Zaid. Manusia Seperti Apa
Engkau Ini?” (Muhammad Rasulullah)
Manusia bagai barang tambang; Mereka yang terbaik pada masa
“Ikrimah Akan Datang kepada Kalian Sebagai Orang yang Beriman &
Berhijrah, Janganlah Kalian Mencerca Ayahnya! Sebab Mencerca
Orang yang Sudah Mati Akan Menyakiti Orang yang Masih Hidup
“Kalau Saja Iman Berada di Bintang, Pasti Akan Dicapai Oleh Orang-
Orang Ini” (Diucapkan Rasulullah Shllallahu 'alaihi wasallam Sambil Meletakkan
Tangannya pada Tubuh Salman)
Orang Pertama yang Berani Membaca Al Qur’an dengan Jahr (Keras)
Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam
“Barang Siapa yang Suka Membaca Al Qur’an Sesegar Seperti Baru
Turun, Maka Bacalah dengan Bacaan Ibnu Ummi Abd” (Muhammad
Rasulullah)
“Orang Tua yang Bertekad Menginjak Surga dengan Kakinya yang
Pincang”
Amr bin Jamuh adalah salah seorang pembesar Yatsrib pada zaman
jahiliah. Dia juga merupakan pemuka Bani Salamah.
Pada tahun 6 H Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bertekad untuk memperluas daerah
dakwahnya. Beliau Shallallahu 'alaihi wasallam menuliskan 8 surat yang ditujukan kepada para
“Janganlah Kalian Tunjuk Al Bara’ Menjadi Amir dalam Pasukan
Muslimin, Karena Dikhawatirkan Ia Dapat Mencelakakan
Tentaranya karena Ingin Terus Maju” (Umar Bin Khattab)